Showing posts with label ayam. Show all posts
Showing posts with label ayam. Show all posts

Monday, February 7, 2011

Rush Monday

Bonjour ! ^^v

After three days with no bento-ing activities, here i come again. Why did it called with 'Rush Monday'? Because I have many things to do for this morning--include making hubby's bento and cakes to sell--while i only have very short time for those.
Well, here is hubby's bento:

I only made him gudeg and pepes ayam as the side dishes. Do you know gudeg? It's one of the Javanese cuisine--Central Java of Indonesia, precisely. Made from young jack-fruit, chicken and hard-boiled egg stew, this dish has a unique sweet and savory taste. I made mine, but i still haven't got the right taste for my gudeg, like traditional gudeg usually has to be. I have to try harder :D

The next menu is pepes ayam--but before we've got there, i'll give you the meaning of pepes itself.
Pepes (also called Pais in Sundanese) is an Indonesian Sundanese cooking method using banana-leaf as food wrappings. The banana-leaf package containing food is cooked on steam, in boiled water or grilled on charcoal. This technique is most commonly used to prepare fish, Pepes Ikan Emas or carp pepes is the most popular one, however another type of food products; such as seafood, meat, chicken, tofu, tempeh, oncom, mushroom or vegetables also available to be prepared in this method. The method is used in several Indonesian dishes, and also become the name of a dish prepared in this manner, for example; Pepes Ikan Emas (carp pepes), Pepes Tahu (tofu pepes), Pepes Oncom (oncom pepes), Pepes Teri (anchovy pepes), and Pepes Jamur (mushroom pepes). Pepes products are typically consumed with steamed rice

While the original pepes used fish as the main ingredient, mine using ayam/chicken. With the same spices like red onion-garlic, hazelnuts, red-chilies, ginger and galangals (all the spices were pounded) --the chicken wrapped with banana leaf, spices, some tomatoes, lemongrass, bay leaves--then steamed for about 30 minutes till the chicken cooked perfectly. You can see how did the pepes look like before i put it to bento, from this picture on the left side.


As the snacks, i made some fried sandwiches (classic sandwiches that wrapped with bread crumbs--mine with salami, then fried), chocolate cupcakes (look the heart shape.. i've enjoyed time to make this shape), and donuts-satay. Give some oranges as the fruit, voila, my hubby's bento ready to take away. :D


These snacks, like donuts-satay and cupcakes, with fried rice noodles--are for sale. I made a half to be sell in a kindergarten near my house, and half part for my hubby's office-mates. I took one satay and cupcake to put in hubby's bento. Hopefully, these snacks are hard-sell!

Tuesday, February 1, 2011

Serba Ayam ! (All-chicken bento!)

bonjour !! ^^v

Today, I made him All-chicken bento.. From the big bowl of 'soto kedu' till a half plate of 'ayam bumbu rujak'.
Soto kedu is an another version of soto ayam. Like my other day's menu of soto kudus, soto kedu is still using the similar spices, but a little bit different with soto kudus--and simpler.
As the spices i only grind some onion-garlic, tomatoes and brown sugar. Put it to a full soup pot of chicken broth (with the sliced chicken inside), add galangal, ginger and bay leaves, then add some pepper, and salt. Stir it carefully, wait until it's boiling--then add tempeh pieces, sliced cabbage, and bean sprouts. There you go, Soto kedu is ready to served warm.
In the other container, i made him Ayam bumbu rujak (chicken salad). It's quite easy to make too. You just need to grin some onion-garlic with red chili (if you want to make it very hot, then you can add the spices with cayenne pepper), hazelnuts and shrimp paste. Sauteed well the spices, with bay leaves, lemongrass and galangal--then add coconut milk with tamarind water. Put the sliced chicken in it, and cook it until the gravy thickens, and the chicken perfectly cooked.
I brought him two slices of guava, and a small homemade-cupcake. I love to bake this cupcake.. :) can you see how sweet it is? --

---------
Sugeng enjing... :D
lagi pada apa nih? Bunda mau cerita-cerita soal isi bento si ayah hari ini. semuanya serba ayam. Tau kenapa ayam, karena bunda seneng banget bisa dapet ayam fillet sampe 8 ons cuma dengan 18000. full daging, no tulang.

Yang pertama adalah soto kedu. Ngga tau kenapa dinamain 'kedu' sama orang-orang terdahulu, tapi soto dengan versi ini memberikan nuansa lain untuk menikmati soto dengan bumbu yang berbeda dari biasanya. Untuk bumbu kuahnya, cukup dengan menghaluskan bawang merah-bawang putih, tomat dan gula merah. Masak bumbu bersama ayam dalam air mendidih, sampai ayam setengah matang. Tambahkan garam, potongan tempe (tidak perlu digoreng dulu), jahe, lengkuas dan daun salam, aduk rata--masak hingga matang. Pada saat akan disajikan, didihkan kembali, masukkan irisan tipis kol dan tauge. Aduk sebentar, dan sajikan hangat.
Yang kedua adalah ayam bumbu rujak. Bumbunya juga sederhana sekali, 15 menit pengolahan saja sudah cukup. Tumis bumbu halus yang terdiri dari bawang putih-bawang merah, cabai merah, kemiri dan terasi--bersama salam, serai dan lengkuas hingga harum. Masukkan air asam, dan santan, aduk rata, dan masak sampai mendidih. Masukkan ayam, gula dan garam, masak hingga kuah mengental dan muncul hitam-hitam gosong pada permukaan daging seperti habis dipanggang. Sajikan. Mudah bukan?

Jajanan jualan si Ayah hari ini adalah cupcakes cokelat ini. Umm, terusterang ada salah satu item yang kurang pada adonannya. Selain terigu, bubuk cokelat, gula pasir, mentega cair, susu cair, dan soda kue--bunda harusnya menambahkan lagi baking powder sebagai pelembut di dalamnya. Hanya saja ternyata bunda baru aware kalau baking powdernya tidak ada.. :( . Setelah dibuat dan dicoba oleh Ayah, Ayah bilang enak, dan sangat padat sekali (alias keras -_______________-). Bukan seperti cupcake kukus tapi seperti brownies. Ya sudahlah--semoga jualan ayah hari ini habis ya.. :D

Au revoir !! ^_____^

Wednesday, January 19, 2011

I heart you ! ♥

english version:  
my last bento-ing before the holidays !! yippie..i call it with 'i heart you' bento. it was a lil bit in a rush of making, because i only had little time before my hubby went to work. i made miso sup, with chicken katsu and tamagoyaki. in most of Japanese restaurant in Indonesia, sometimes we have to pay expensive  for these menu.  whereas, we could make it by ourselves with less costs. so, i just made the miso simpler, without miso--just tofu, white radish, and with seasonings of garlic, pepper, fish sauce, salt in broth. you add some chopped scallions in it. 
then the tamagoyaki, actually, in Indonesian i prefer to call it with 'Tahu telur' (tofu with eggs), because this tamagoyaki made from : eggs and tofu. i just add some garlic powder with pepper and salt and a tea spoon of soy sauce. but the art of my tamagoyaki is in the way of making/cooking . you can see it through the tutorial below. it's in Indonesian, but hopefully by seeing the pictures, it can help you to understand. if there any questions, please ask. ^^ the sauce, made from chopped peanuts with sweet-soy sauce and garlic. 
last but not least, i made chicken katsu. it made from chicken fillet that covered by thin flour dough with some eggs, then wrapped by bread flour. put it for about 20-30 minutes in refrigerator, then fry it. simple! but looks and tastes expensive ^^v try it!! 
oh, bout the name of : I heart you --it's because i made the rice with heart shape from brown rice in the middle of white rice. just to justify my hubby..how much i love him :)
 --------------------------------------------------------------
bento terakhir sebelum liburan : I heart you ♥

halah, jadi inget boyband kalo pake judul ini. tapi emang bener kok, ada heart genit nya di kotak bento ayah ! ehehehe..
ini pengerjaannya super kilat. bunda ketiduran lagi dan baru bangun jam setengah 8, sementara jam 9 ayah sudah harus berangkat (plus sudah sarapan pulak). tapi kebut-bebutan ini worthed kok..

isinya hari ini adalah yang biasanya kita bayar mahal di restoran jepang, ternyata modalnya kecil!! :
sup miso
tamagoyaki (bahasa indonesianya : tahu telor :D ) dan
chicken katsu 
 
mulanya ngga kepikiran bakal bikin ini. pokoknya kemaren waktu belanja ke pasar tradisional, bunda beli aja fillet dada ayam karena saking girangnya ketemu tukang ayam yang mau bikin fillet dagingnya. hampir 4 ons fillet, dan bunda hanya membayar 12ribu rupiah saja. tapi jadinya banyak sekali. dan di lemari pendingin cuma ada tahu sutra, dan telur. jadi, inilah resep hari ini :
Sup miso (味噌汁 miso shiru?) adalah masakan Jepang berupa sup dengan bahan dasar dashi ditambah isi sup berupa sedikit makanan laut atau sayur-sayuran, dan diberi miso sebagai perasa. Sup miso dinikmati dengan mengangkat mangkok sup dan meminum kuahnya, sedangkan isi sup dimakan menggunakan sumpit.
Pada umumnya sup miso dihidangkan bersama nasi putih sebagai menu sarapan pagi di banyak rumah-rumah di Jepang. Sup miso biasanya dimakan di rumah, walapun ada juga sup miso yang dihidangkan di warung atau restoran tradisional Jepang (ryotei). Sup miso instan adalah sup miso dalam kemasan yang cukup diseduh dengan air panas.
Sup miso merupakan masakan sangat sederhana yang sangat mudah disiapkan dalam waktu singkat, bahan-bahannya pun hanya berupa kaldu dari katsuobushi, sedikit isi sup, dan miso. Walaupun sup miso adalah masakan paling sederhana, rasa yang dihasilkan bisa berbeda-beda tergantung pada jenis miso yang digunakan untuk sup, cara mengambil kaldu dari katsuobushi dan keterampilan orang yang membuatnya.
Pada kebudayaan Jepang yang menjadikan nasi atau nasi dari berbagai jenis padi-padian sebagai makanan utama, sup miso mempunyai peran penting sebagai makanan pendamping yang paling utama. Pada umumnya, makanan utama sehari-hari orang Jepang sejak zaman dulu disebut 一汁一菜 (ichijū issai?) yakni satu set berupa nasi dengan sup seperti sup miso dan satu jenis lauk.
sementara,
Miso (味噌?) adalah bahan makanan asal Jepang yang dibuat dari fermentasi rebusan kedelai, beras, atau campuran keduanya dengan garam. Kapang yang digunakan untuk fermentasi adalah Aspergillus oryzae (kōji-kin). Miso digunakan sebagai bumbu masak untuk berbagai jenis makanan Jepang.
Warna miso bisa krem kekuningan, coklat muda, coklat tua hingga kehitaman, dengan tekstur seperti selai kacang. Rasa miso biasanya asin, tapi rasa, aroma, dan warna miso bergantung bahan baku, resep, dan lama fermentasi. Bergantung pada wilayahnya di Jepang, bahan baku miso bisa berupa beras, gandum, jelai, gandum hitam, haver, dan serealia yang lain.
Fermentasi kedelai dengan ragi kōjikin mengurai protein kedelai, sekaligus menghasilkan sejumlah besar asam amino. Rasa lezat asam amino tersebut dikenal sebagai "umami" yang merupakan rasa ke-5 dari 4 rasa utama: manis, asam, asin, dan pahit. Miso dijual dalam kemasan kantong plastik atau mangkuk plastik, serta bisa dibeli secara kiloan. Miso antara lain merupakan sumber protein, vitamin B-12, vitamin B-2, vitamin E, dan isoflavon.
nah, karena miso-nya ngga ada, bunda jadi bikin sup miso jadi-jadian. tapi percayalah, rasanya hampir mirip dan sama enaknya!
siapkan dulu semua bahan : untuk Bento si Ayah, bunda gunakan tahu sutra (tofu) sebagai isian utama, ditambah dengan lobak putih. 
tumis irisan bawang putih sampai harum dan kecokelatan. masukkan air kaldu, dan didihkan. tambahkan lada + garam + dan kecap ikan (tidak perlu gula!). setelah mendidih dan rasanya sudah pas, masukkan lobak, tahu sutra, dan daun bawang. masak sampai matang. angkat, sajikan.


gak kerasa kan, tiba-tiba aja si resep udah berhenti sampe sini. karena emang sesederhana itulah menu ini.

selanjutnya adalah tamagoyaki itu, ah bunda lebih suka menyebutnya sebagai tahu telur. karena memang itulah sebenarnya tamagoyaki bento si ayah hari ini. semua tentu sudah tahu apa saja yang diperlukan untuk membuat tahu telur. tapi di sini, bunda akan berikan tutorial cara memasaknya agar terkemas cantik di kotak bentomu.

siapkan dahulu adonan tahu telur. selain telur dan tahu putih (pilih yang putih, yang minim zat pewarnanya, jangan yang kuning), juga diberi bumbu bawang putih bubuk, soya sauce, lada dan garam.
ini bagian yang menyenangkan : mendadarnya tapi with style.
pertama, basahi pan dengan minyak. kalau kamu takut kebanyakan, gunakan tissue/kapas untuk itu.
tuangkan sedikit adonan tahu telur dan ratakan di pan. ingat, tidak perlu diutak-atik/dibolak-balik.
kira-kira lapisan atas sudah cukup matang (jangan gosong/kecokelatan, cukup setengah matang), perlahan gunakan sumpit, gulung ujung dadar sampai ke ujung satunya lagi. pindahkan dadar gulung ke bagian bawah pan, dan tuangi lagi adonan. ratakan, sampai ke bawah gulungan dadar yang pertama.

lakukan hal yang sama berulang-ulang sampai adonan habis, terbentuklah 'bantalan' dadar seperti ini.
Potong-potong bantalan dadar, tutup cantik dengan nori, dan siap dimasukkan ke dalam kotak bento.
kalau dipotong, lapisan-lapisan si bantalan jadinya begini. matang sempurna ! dan lembut. ^^v
untuk bumbu kacang, hanya dari olahan kacang tanah sangrai, bawang putih, lada dan garam yang dicampur dengan kecap manis. untuk bento si ayah, sengaja bunda buat kasar dan kental supaya lebih 'ajeg' di dalam kotak bento ayah.

selanjutnya adalah bagaimana membuat chicken katsu itu.
potong-potong fillet ayam, dan siapkan adonan yang terdiri dari : telur + bawang putih bubuk + lada + garam dan tepung terigu. aduk, sampai benar-benar mulus, tidak ada gumpalan.
celupkan fillet ke dalam adonan, dan balur dengan tepung roti halus.
lakukan sampai semua fillet terbungkus tepung roti, dan simpan dalam lemari pendingin selama kurang lebih 20-30 menit.
(hei, ada magnet sepak bola di lemari pendingin bunda..^^)
proses pendinginan ini sangat penting, untuk melekatkan adonan kulit dengan erat, agar ketika digoreng nanti, tidak banyak tepung roti yang terlepas dan katsu menjadi 'gundul'.
goreng katsu dalam minyak panas, keep eye on it, karena tepung roti sangant 'sensitif' menerima panas.
paling enak dicocol dengan sambal bangkok! ^^
ok, inilah bento restoran jepang si ayah hari ini. murah, cepat dan enak. jangan lupakan bergizi!! :)
segera dicoba ya girls!!
nasi cinta-cintaan itu, bunda buat dari gabungan nasi putih dan nasi merah, karena terburu-buru bunda lupa membuat foto-foto tutorialnya.. -__-

ps. oya, ini adalah bento si ayah terakhir sebelum liburan. bunda absen dulu ya girls, jangan khawatir, minggu depan bento si ayah balik lagi.
jangan berhenti mengupload foto-foto karya bento kamu untuk dibagi dengan bunda, karya-karya kalian akan tetap bunda masukkan ke dalam blog bento si ayah.

hoaaaaahhhmmm.......
akhirnya, bunda bener-bener ngelibur bento..ehehehehe....^^v
♥ you girls!

--------------------------
bento ini telah dipublikasikan pada link di bawah ini :
what's for lunch!

Monday, January 17, 2011

Bento primitive !! -________-'

mselamat...apa nih ya...siang, iya, selamat siang !!

Bento primitive!
kenapa primitive? sebelumnya :

"-__-'
say s**ks to pln! Lampu mati!! Bunda ngerjain semuanya dalam gelap. Great."

jadi, ceritanya gini...
kemaren itu ayah dan bunda plesir kaya sinyo noni belanda kliling-kliling paris van java, pas mau pulang, di sms tetangga kalau lampu rumah mati, dan tetangga sebelah rumah juga, sementara semua rumah di perumnas itu nyala jaya. duh, batin bunda, ini mah cuma jeglek doang. biasanya emang gitu dua bulan terakhir ini. tapi setelah sampe rumah, ternyata mati lampu beneran. kompakan sama rumah sebelah.
jadilah ayah dan bunda asyik masyduk dalam gelap. nempel kaos nya si ayah terus, lantaran bunda alergi sama tempat gelap (cieeeeee........). tidur di karpet depan tv, lilin sebatang dibagi dua. jadul banget dah.
satu-satunya yang bikin bunda galau adalah : "kalau lampu sampe besok ngga nyala-nyala, bagaimana nasib bento si ayaaaaah???". kata ayah, bunda disuruh libur aja kalo emang listrik ngga nyala-nyala.
tapi kepikiran si ayah, kalo senin jam padat biasanya ayah susah mau nyari makan di luar. jadi..inilah kisah bento ayah hari ini :


  • sushi beras merah (yang berasnya ditanak pake kukusan malem-malem, secara PLN mati listrik dari kemaren)
  • lumpia tumis kangkung (bingung ngga bisa ngolah bumbu apa-apa, karena gelap. untungnya, selalu sedia sambal terasi siap pakai girls !! :D it saves the day. jadi bisa numis kangkung terasi dan dibungkus kulit lumpia seperti kesukaan ayah biasanya)
  • sayap ayam marinade kecap inggris (yang juga dimarinade dari malem dan dijejalin ke freezer yg UNTUNGNYA ada bunga esnya..oemji)
  • dan oseng tempe terik.

kata ayah, ini adalah bento primitive! no electricity at all.
sebenarnya, tadi pagi jam 3 listrik sempet nyala. wiii...bunda udah girang aja tuh. tapi ternyata setengah enam, listrik byar pet lagi dengan suksesnya. ~_____________________~ !
mana gara-gara ngga ada penerangan, minyak buat goreng ayam tumpah ke kompornya lagi...great!
FYI, rumah bunda dan ayah, dapurnya di pojok belakang, satu-satunya pencahayaan datang dari jendela kecil tembok belakang yaaaaaang.........berhadapan langsung sama rumah orang lain dengan jarak pemisah sekitar 50 centi.. -________________- kebayang?


oh well, ternyata masih banyak yang harus disyukuri, sekalipun listrik pelit dan cuaca ekstrim..
Terimakasih Tuhan, terimakasih suamiku..ini bento ayah siang ini..^^v

ps.sori buat foto bento yg seadanya. selain listrik yg mati, kamera yg biasanya bunda pake buat motoin bento si ayah selama ini juga habis batere. akhirnya pake kamera hp.. (yaaaaang.....juga habis batere). ini adalah sisa napas terakhir si hp... :D enjoy !!

bagi-bagi resep hari ini adalah oseng tempe terik.
kalau bingung kehabisan apa-apa di rumah, punya nya cuma tempe. ada bumbunya cuma bawang dan sisa-sisa, ngga perlu cemas. coba resep mudah tapi enak dan bergizi ini. bunda udah coba dua hari berturut-turut dan ayah ngga pernah bosan. rasanya seperti kering tempe, tapi jauh lebih enak dan lembut. kenapa namanya "terik", karena emang ngga butuh cairan apa-apa untuk masak menu ini, selain minyak sedikit. ngga pake air tambahan, ngga juga kecap.
so,
  • mula-mula, potong dadu tempe dan goreng setengah matang. sisihkan.
  • setelah itu tumis bumbu halus bawang merah + bawang putih + ketumbar + kemiri + daun serai + daun jeruk + lengkuas/laos yang dimemarkan. 
  • masukkan tempe, irisan cabai merah. bubuhkan gula, garam. aduk sebentar, cicip rasanya, sudah ok? angkat, sajikan. 
  • simple, cepat, dan enak. ^^v
oya,  untuk sayap ayam itu (yang kata si ayah kaya makan sayap ayam jadi di swalayan) cuma sayap ayam yang dimarinade/direndam semalam dalam bumbu : kecap inggris + lada + garam + saus tomat + cabai bubuk + air perasan jeruk lemon. yummie !
    ok girls, selamat mencoba.. :)

    Thursday, December 9, 2010

    Bento Ayah, Senin, 061210


    Bento si ayah hari ini : kappa, nugget ikan, ayam goreng bumbu kuning, bayam bungkus dadar (ini enak bgt, dan gampang bgt bikinnya lho), sayur sop.
    Minum: es sirup pomenade
    camilan: pisang bakar keju cokelat

    resep yg saya tulis kali ini, berdasarkan permintaan terbanyak rekan-rekan fb. yg bikin saya senang banget, karena salah seorang sahabat saya Dian Novita (facebook.com/dian.nobi), langsung praktek dan dia senang sekali dengan hasilnya lantaran enak. menunya :

    Bayam bungkus dadar

    kalau biasanya bosan liat bayam cuma disayur bening aja, ini model baru menyayur bayam.
    kalau cuma buat bento dikit2 aja bahannya.

    • 2-3 butir telur, kocok, tambahkan merica dan garam. buat dadar tipis2. pake pan dadar yg datar ya kalau bisa. ngga usah pake minyak banyak2. (minyaknya buat basahin pan aja, trus dtuang lg ke tempatnya. kalau pakai pan dadar biasanya anti lengketnya maknyuss banget). sisihkan
    • bayam (kalau cuma dikit, ya seiket kecil jg udah cukup). siangi, rebus. jangan lama2 ya. tips: kasih minyak sayur bersih diiikiiiiiit aja, sama garam. supaya sayur tetap hijau. sisihkan

    untuk toppingnya:
    • bawang merah + bawang putih + cabe merah : haluskan
    • lalu tumis bumbu sampai harum
    • masukkan udang cincang (kalau ngga ada bisa diganti ayam cincang-->seons 4500-5000an, atau daging cincang). masak sampai berubah warna. JANGAN TAMBAHIN AIR.
    • trus tambahin merica halus, bubuk cabai, garam dan saus tomat.
    • terakhir masukkan tomat cincang (potong dadu kecil2) dan potongan daun bawang.
    • setelah tercampur rata, angkat

    cara menyajikan:
    • ambil dadar yg td sudah dibuat, letakkan di alas datar.
    • susun bayam, lalu siram toppingnya di atas sayur.
    • gulung dadar
    • potong-potong. sajikan

    gampil kan... 
    berikutnya,

    Ayam bumbu kuning

    • bersihkan ayam. potong dengan ukuran sesuai dengan keinginan. buang nadi ayam yg biasanya masih melekat. karena nanti kalau sudah matang, tampilan daging ayam yg biasanya bersih jadi terlihat menghitam.
    • haluskan : bawang merah + bawang putih+ketumbar+kunyit+kemiri. tumis terlebih dahulu hingga harum.  tambahkan parutan lengkuas, jahe yg dimemarkan, serai yg dimemarkan, daun salam, daun jeruk. bubuhi gula, dan garam. jangan lupa sedikit air asam.
    • rebus ayam hingga bumbu meresap.
    • kalau ingin disajikan, goreng ayam hingga kuning kecoklatan. goreng jg bumbunya (si parutan lengkuas), sajikan.

    biasanya, kalau saya lg ingin yg rasanya lain, dalam air rebusan akan saya beri 400ml santan. ayam akan terasa lebih gurih, seperti ayam pop padang, atau ayam opor lebaran kita yg kalau ngga habis kita goreng. begitulah rasa ayam ini kalau dicampur santan.

    untuk sop-nya, ah itu seperti sop pada umumnya kok.. ^^
    bedanya hanya karena kami tidak suka sop yg isinya berlebihan, sayurannya cuma kentang dan wortel. 
    untuk nuggetnya, ini beli jadi. tapi kalaupun mau bikin, bisa kok, dan sangat mudah. tunggu di gambar bento yg lain ya resepnya. 

    selamat mencoba !
    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...