Tuesday, January 4, 2011

Hubby's bento : green bento

Hai semua...

 ini dia 'green bento' ayah hari ini.

jangan buru-buru menilai ini porsinya gede ya... :)
kotak bento ayah panjangnya hanya 15cm dengan lebar 4 cm dan wadah sayuran ayah hanya berdiameter 8cm.

isinya adalah : tuna onigiri, tuna patties, shrimp with potato coated, dan sayurnya brokoli kuah (ini dia salah satu alasan kenapa ayah harus membawa wadah sendiri untuk sayurannya : berkuah). buahnya cukup apel dan anggur hijau.


sisanya, yang kecil-kecil, itu adalah filling untuk merapatkan bento.
(aslinya semua bahan bisa masuk, tapi karena untuk kepentingan fotografi, jadi beberapa objek--seperti buah, tuna roll, tomat cery--digembungkan/dikeataskan)

oya, kenapa namanya green bento,
selain mayoritas berwarna hijau, protein hewani yang digunakan adalah ikan (tuna) yang lebih sehat dan lebih rendah kolesterolnya.

bagi-bagi resep hari ini adalah menu tuna patties dan shrimp with potatoes coated, sementara sayurannya adalah brokoli kuah.
kita mulai dari

Tuna Patties
kalau menurut kamu, beli tuna kalengan mahal (dan juga ada bahan pengawetnya), ganti tuna kalengan dengan tongkol dari pasar tradisional. untuk bento si ayah, bunda menggunakan tongkol. tongkol adalah ikan tuna yang sudah diasinkan. kurangi jumlah garam, hati-hati terlalu asin.

mula-mula, hancurkan daging tongkol dan kumpulkan di dalam wadah.
masukkan telur + tepung roti + garam + sedikit gula + kecap manis + irisan daun bawang dan daun seledri + biji wijen dan lada. aduk rata.
ambil adonan tuna segenggaman tangan, dan bentuk bulat pipih seperti sedang membuat burger.
siapkan pinggan datar, tidak perlu beri minyak, dan panggang patties di atasnya. sampai kedua sisinya kecokelatan/gosong. guna pemanggangan adalah untuk membentuk permukaan yang solid sebelum patties digoreng, karena adonan patties cenderung bersifat kering.
setelah itu, siapkan wajan dengan minyak panas. angkat patties panggang, baluri tepung terigu bubuk.
goreng patties. tidak perlu lama. tidak perlu khawatir kalau warnanya agak kehitaman karena ini pengaruh kecap manis yang dicampurkan tadi.











yang berikutnya adalah Shrimp with potatoes coated
(bingung nih nyari judul. kalau cuma kentang balut udang gimana?)
eniwei, untuk kentang pada bento si ayah, bunda menghaluskannya dengan blender/food processor. jadinya haluuus sekali, seperti puree kentang. Ayah senang karena katanya lembut sekali. tapi kalau kamu mau, cukup hancurkan seperti membuat perkedel kentang, segera begitu kentang rebusan diangkat dan masih panas.

campur kentang halus dengan udang cincang + bawang putih iris+ cabai merah iris+ lada + garam + dan gula. aduk rata semua.
ambil sesendok adonan, bentuk bulat, dan masukkan sepertiga bagian udang (biarkan ekornya tetap ada dan sisakan ketika dibungkus dengan kentang)
masukkan udang balut ke dalam kocokan telur, baluri dengan tepung roti, lalu goreng. angkat, sajikan panas.











selanjutnya adalah menu sayuran Brokoli Kuah
isi utamanya adalah sayur-sayuran. rasa lezatnya berasal dari kaldu udang dan cumi yang dimasukkan di awal. ini resepnya :
tumis bawang putih hingga harum, masukkan cumi, udang dan jamur (bila punya gunakan shitake, bila tidak, jamur kuping dari pasar tradisional juga bisa). aduk sebentar.
tambahkan kecap asin dan kecap ikan (bunda gunakan perbandingan 1:1 untuk keduanya). masukkan kaldu, brokoli, tahu sutera/tofu (yang sebelumnya digoreng dulu), wortel, cabai iris + daun bawang. aduk.
bubuhi garam, gula, lada, dan air jeruk nipis. masak hingga mendidih dan angkat.



terakhir, adalah membuat tuna onigiri.

sisakan sedikit adonan tuna patties, dan sangrai.tambahkan lagi gula, aduk rata.

letakkan nasi tanak (ingat, dicampur dengan beras ketan putih), dan anginkan sebentar (sebentar saja, hanya sampai uap panasnya tidak lagi tebal).
kalau sudah, campurkan bahan tuna patties yang sudah disangrai tadi, sedikit garam, wijen hitam.
aduk rata. 
bentuk onigiri. 
terakhir, pasangkan nori panjang di sekelilingnya.













mudah bukan..

tips untuk menyusun bento hari ini, selalu gunakan pembatas untuk mencegah agar tidak terjadi pencampuran rasa pada makanan yang berdampingan di dalam kotak bento. pembatas bisa saja memang berupa kompartemen permanen kotak, wadah silicon, atau daun selada. 

yippie, selesai sudah bento si ayah hari ini.
ingat, jangan paksakan semua menu harus jadi satu di kotak bilamana memang tidak memungkinkan. untuk menu yang berkuah banyak, lebih baik pisahkan dalam wadah lain. lebih baik lagi bila memang mampu untuk membeli seperangkat kotak bento yang sudah sama wadah supnya. selamat berkreasi pecinta bento.. ^^ tunggu postingan bunda selanjutnya.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...